RSS

Foto2 Game mentoring LDK Permata

*** Ahai, Kena hukuman bedak e ... ***
 
--- Game mentoring LDK PERMATA di Masjid Assu'ada baturaja --

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Foto2 ana ketika sesudah mengaji

***Ketika bersama sesudah mengaji kitab bulughul mahram***
-- Saat Rihlah ke Danau Ranau --
 
 
--- Ketika aku di Yudisium AKMI Baturaja ---

*** Saat Kebersamaan itu terjalin, ketika sesudah mengaji ***

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Tiga kata Ajaib


Manusia adalah makhluk yang perasa. Tentu saja karena memiliki hati. Hal inilah yang menentukan damai atau tidaknya sebuah kehidupan. Terutama kehidupan sosial.

Mungkin kita pernah memiliki konflik dengan orang lain di dalam perjalanan hidup kita. Namun itu adalah wajar. Tak ada orang hidup tanpa masalah. yang menjadi persoalan adalah bagaimana kita bisa selalu meminimalisir konflik dan mempertahankan hubungan kita kepada orang lain.

Maka dari itu, sesungguhnya ada tiga kata ajaib yang dapat melakukan hal itu. Berfungsi melancarkan, mempererat, dan menyatukan sebuah hubungan. Keajaiban ketiga kata ini begitu universal. Tidak terikat usia, jabatan, maupun logika. Semua berasal dari hati yang dewasa.

1. Maaf

Jika ada sebuah kata yang dapat menyatukan dua buah hati yang terpisah, maka pastilah kata itu adalah ‘maaf’. Sebuah kata biasa namun memiliki kekuatan yang luar biasa. Bagaimana tidak? Dengan kata ini, sebuah luka pengkhianatan dapat terobati, permasalahan yang ada dapat teratasi, dan lubang di dalam hati pun dapat tertutupi.

Sudah seyogyanya orang salah meminta maaf. Anak SD pun tahu itu. Namun yang sering terjadi adalah lidah ini kelu bagai bisu. Kadang hati ini enggan bersatu. Entah karena gengsi atau malu. Tapi sadarkah sahabat? Rasa enggan dan malu tersebut tidaklah pada tempatnya.

Tidaklah benar apabila dikatakan bahwa orang yang meminta maaf adalah orang yang kalah. Justru orang tersebut adalah orang yang menang. Menang melawan ego dalam diri. Menang karena berani. Berani karena ia insan sejati. Sebagai bukti pendewasaan hati.

Sahabat, sungguh mulia orang yang berani meminta maaf. Bahkan Rosulullah Salallahu ‘Alaihi Wasalam pun mengajarkan kita untuk tidak bermusuhan lebih dari tiga hari. Maka dari itu, jangan ragu dalam meminta maaf atas kesalahan! Tapi ada yang perlu kita perhatikan sahabat, keajaiban dari ‘maaf’ ini akan kian melemah apabila digunakan tidak pada tempatnya, yaitu selalu digunakan untuk menutupi kesalahan namun terus melakukan kesalahan yang sama tanpa adanya niatan memperbaiki keadaan. Hal ini tentu saja akan menghilangkan kepercayaan yang diberikan orang lain pada kita.

2. Tolong

Jika ‘maaf’ dapat menyatukan hati yang terpisah, maka lain halnya dengan ‘tolong’. ‘Tolong’ dapat berfungsi sebagai perekat, pengggugah, dan penyeimbang dari sebuah hubungan. Sehingga ada penyamaan kedudukan dan saling memberi penghormatan.

Kadang kita terlupa menggunakan kata ini saat hendak membutuhkan sebuah bantuan. Sebuah kalimat permintaan tanpa kata ini akan bersifat memerintah. Namun siapa sih yang sudi diperintah? Dengan adanya sebuah perintah, maka ada yang namanya perbedaan strata hubungan.

Orang yang memerintah (sengaja atau tidak sengaja) akan terkesan orang yang lebih tinggi kedudukannya dari pada yang diperintah. Meski hal ini tanpa kita sadari, hal ini sering terjadi.

Coba perhatikan dua kalimat berikut,

“Ambilin buku itu donk!”

“Tolong ambilin buku itu donk!”

Mungkin sekilas keduanya nampak sama, namun jelas keduanya memiliki aura yang berbeda. Kalimat pertama terkesan memerintah sehingga memungkinkan ketidakikhlasan terbesit dari orang yang dimintai tolong. Kemudian jika orang yang dimintai tolong tersebut menolak, dikhawatirkan adanya perasaan yang tidak enak atau sakit hati nantinya.

Namun lain halnya dengan kalimat kedua yang terkesan meminta. Orang yang dimintai tolong akan tergugah untuk membantu dengan ikhlas. Kalau pun ia menolak, tidak jadi masalah. Tidak ada sakit hati di sana.

Mungkin imbuhan kata ‘tolong’ pada kalimat permintaan terasa sangat sepele. Namun di sini letak keajaibannya. Hal sepele itulah yang dapat membuat dua hati tetap terjaga. Karena di dalamnya terkandung toleransi, harga diri, dan juga cinta.

Tapi ingat, sama halnya dengan ‘maaf’, keajaiban kata ‘tolong’ akan melemah jika terus digunakan tidak pada tempatnya, yaitu selalu meminta tolong tanpa ada usaha yang pasti dari dalam diri.

3. Terima Kasih

Apabila ‘maaf’ adalah penyatu, ‘tolong’ adalah perekat, maka pastilah ‘terima kasih’ adalah penguat. Waktu kita kecil, orang tua kita pasti mengajarkan untuk mengucapkan terima kasih ketika mendapatkan sesuatu dari orang lain.

Kata ajaib terakhir ini berfungsi untuk memberi apresiasi atau penghargaan atas apa yang diberikan orang lain pada kita. Karena sudah fitrah manusia untuk selalu dihargai, dihormati, dan diapresiasi apa yang mereka usahakan. Maka dari itu, berterima kasihlah ketika mendapatkan apa pun dan sekecil apa pun itu dan dari siapa pun. Selama itu masih dalam kebaikan tentunya. Ucapan terima kasih adalah cerminan orang yang bersyukur. Hanya orang sombonglah yang tidak mau berterima kasih.

Berbeda dengan kata ajaib sebelumnya, kata ini memiliki keajaiban yang tidak pernah melemah. Karena semakin sering digunakan, maka semakin kuat pula hubungan hati yang terjadi.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Mari sejenak ber-Muhasabah diri

1. Hari ini sebelum kamu mengatakan kata-kata yang tidak baik, pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali.

2. Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu, pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.

3. Sebelum anda mengeluh tidak punya apa-apa, pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta di jalanan.

4. Sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk, pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk di dalam hidupnya.

5. Sebelum kamu mengeluh tentang suami atau istrimu, pikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Allah untuk diberikan teman hidup.

6. Hari ini sebelum kamu mengeluh tentang hidupmu, pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat.

7. Sebelum kamu mengeluh tentang anak-anakmu, pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya mandul.

8. Sebelum kamu mengeluh tentang rumahmu yang kotor karena pembantumu tidak mengerjakan tugasnya, pikirkan tentang orang-orang yang tinggal dijalanan.

9. Sebelum kamu mengeluh tentang jauhnya kamu telah menyetir, pikirkan tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan.

10. Dan disaat kamu lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu, pikirkan tentang pengangguran, orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti anda.

11. Sebelum kamu menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain, ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa.

12. baik menurut kita belum tentu baik menurut allah dan buruk menurut kita belum tentu buruk menuru allah.

******
^Imam Muslih^

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Ngapain Sih Mentoring ?


Siang ini.. Sepulang kuliah, kami ada agenda berkumpul bersama dalam suatu lingkaran.. Hah? Lingkaran? Tenang sob.. bukan lingkaran setan..hehe. Tapi ini InsyaAllah lingkaran yang dirahmati Allah..

Bersama kami berjalan menuju suatu masjid.. Kemudian..

"Wah iya, aduh. (sambil ngelirik jam). Gue musti pulang dulu nih akh. Tiba-tiba gak enak badan."
"Gak enak badan? Wah yaudah kalo gitu.. silahkan akh.. Istirahat ya di rumah.. Mau ane anterin gak nih sampe depan?"
"Hah, eh oh gausah akh gausah.. gue pulang sendiri aja. Thanks ya" (langsung kabur)

Dalam hati si Mas yang pura-pura sakit
Huah..akhirnya.. bisa juga gue ngeles. Yee! Homeey. I'm coming. Abis ini sampe rumah mau langsung tidur ah. Kalo gak bisa tidur, nonton tipi. Kalo gak bisa juga, main game. Atau..kalo gak bisa juga, banting aja tuh laptop. Eh tapi kalo dibanting, ntar gue gak punya laptop lagi dong ya. Eh apaan sih. Ah bomat deh. Yang penting bisa bebas dari mentoring.. Abis bete banget ya, mentoring cuma duduk-duduk doang, dengerin ceramah, ngaji, mana gue belom lancar lagi ngajinya. Mendingan kabur.


******

Ya, beginilah fenomena Mas-Mas di kampus. Tak hanya Mas2 sebenarnya, Mbak2 kampus pun juga banyak yang seperti ini. Maklum, karena tak semua manusia memiliki karakter yang sama. Ada seseorang yang bila tak mentoring sekali saja..ia merasa seperti ada yang hilang. Tapi, ada pula yang bila setiap ikut mentoring, hatinya gelisah ingin cepat-cepat 'udahan'.

Banyak dari mahasiswa-mahasiswi kampus kita ini yang belum tersentuh hatinya untuk mengikuti mentoring. Padahal, andaikan mereka tahu, mentoring itu banyak sekali manfaatnya.

Di dalam sebuah lingkaran kecil ini, yang biasanya terdiri dari 5-6 orang, banyak hal-hal yang bisa meningkatkan kualitas diri kita. Khususnya, mahasiswa. Yang biasanya sedang masa-masanya labil bin galau. hee.

Pertama, yang paling dasar.. Di mentoring kita bisa belajar untuk mengikat hati satu sama lain. Mengenal saudara-saudara terdekat kita.. Mengenal sifat-sifat dan kebiasaan kecil saudara kita.. Jadi, ketika suatu saat sedang merasa amat sendiri, kita bisa berkunjung ke rumah teman kita itu. Berbagi cerita.. Sungguh, ukhuwah itu indah sahabat..

Yang kedua, kita bisa belajar untuk memperbaiki apa-apa yang kurang dari diri kita. Terutama dalam hal agama. Jika kita masih belum lancar membaca Al-Qur'an, di mentoring ini kita akan diajarkan bagaimana membaca Al-Qur'an yang tartil.. Bagaimana panjang-pendeknya, bagaimana waqafnya, dst. Selain itu, di mentoring juga diadakan muraja'ah. Apa itu muraja'ah? Muraja'ah adalah menghafal surat-surat yang ada di Al-Qur'an. Agar, ketika shalat, kita tak hanya Qul-Hu lagi Qul-Hu lagi. :) Masa iya sih sob, Allah saja sudah memberikan nikmat kepada kita luar biasa banyak. Tapi, ketika shalat kita membacanya Qul-Hu terus. Malu atuh ya.. :)

Yang ketiga, dengan mentoring, kita bisa menambah diri dengan banyak ilmu. Ilmu yang diberikan oleh mentor, InsyaAllah akan berguna bagi kita di dunia maupun di akhirat. Setiap pekan, setiap pertemuan, para mentor memberikan materi. Atau..bisa juga, setiap pekannya ada salah satu dari mentee (binaannya) yang memberikan kultum. Agar, menteenya pun juga bisa belajar untuk public speaking walau masih dalam lingkup yang kecil.

Saudara/i-ku fillah.. Banyak hal yang bisa ditemukan dalam mentoring. Dan yang paling penting di sana kita bisa belajar mengenal Allah lebih dekat. Mengenal Pencipta kita. Mengenal Rasul kita. Mengenal Sahabat-sahabatnya. Siapa yang tak ingin? Di dalam lubuk hati kita yang paling kecil pun, pasti sangat ingin mengenal Dia yang Maha Agung. Dan ketika suatu saat nanti kau temui hatimu sangat rindu sekali padaNya, sungguh itulah manisnya iman. Indah, dan menyejukkan..

Hamasah saudaraku..
Mulailah dari yang kecil, InsyaAllah suatu saat kan kau temukan dirimu yang baru dan lebih baik dari hari ini.

Ayo MENTORIIING ! :D


-NE-

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Tips makan sehat & bergizi untuk anak Kos


eHmss ... sahabat anak kos ?

Ini nieh tips kecil yang ana kasih, biar hemat gitu uang nye, g' ngemis (uh.. bahasanya) terus tuch dengan ibu-ayah kite !

Dijaman yang serba mahal seperti sekarang ini, sebagai anak kost, sebagian besar dari segi keuangan dijatah dari ortu, ntah itu per bulan atau bahkan per 6 bulan. Mengatur keuangan pribadi tentu perlu cara yang cerdas, jangan sampai diawal bulan sejahtera, diakhir bulan bangkrut alias utang sana utang sini, malu dong..!. kalau bisa, jangan sampe deh memberatkan temen, justru kita harus berlomba -lomba membantu temen yang lagi kesusahan. Kata nabi “sebaik baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia yang lain”

Menurut survei pribadi, rata-rata sekali makan di warung lingkungan mahasiswa dan sekolah, nasi dengan lauk pauk standar(sayur+telur+tempe) sudah mencapai Rp 6000, kalau makan sehari 3 kali, pengeluaran untuk makan saja seharinya Rp 18.000(taruhlah sudah ama cemilan) dalam sebulan bisa mencapai Rp 540.000, ck..ck..ck lumayan besar juga ya..

Bagaimana solusinya, agar bisa makan dengan lauk standar tapi dengan harga miring, cuman Rp 2000 rupiah saja sekali makan, mau tau..?

Begini caranya…

Alat-alat yang diperlukan

Rice cooker

Nampan agak besar

Setelah alat -alat tersedia, ajak 4 orang temen kos anda untuk iuran Rp 2000, (2000 x 4= 8000). Setelah itu baru deh belanja, bali beras 1/2 liter Rp 2000, telur 1/4 kg Rp 4000 dapet 4 biji, yang Rp 2000 lagi buat bali sayur di warung.

Cara masak, masak nasi pakai rice cooker sekalian masukin telurnya, sesudah itu nasi ditaruh nampan beserta telur dan sayur, enaknya makan rame-rame mengelilingi nampan, selain enak, juga bisa membangun keakraban diantara temen kost.

mari dihitung berapa uang yang bisa dihemat. sekali makan Rp 2000 x 3 = Rp 6000, untuk sehari, dalam sebulan Rp 180.000 ama cemilan dibulatkan jadi Rp 200.000. Wow.. berapa selisihnya 540.000-200.000=340.000, nah sisa uang tadi bisa di Infaqkan, ditabung, dll

silahkan mencoba, semoga bermanfaat.

By : Imam Muslih/ Mahasiswa AKMI Baturaja

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS